Aku Suka Sama Ibu

Satu hari ada pesan singkat nyasar, dari seorang remaja laki-laki yang minta tolong tantenya untuk mencarikan pacar bagi temannya (hah?). "Ini siapa mau cari siapa?", balas saya. Oh, salah sambung.

Eh anak ini malah jadi minta kenalan.

"Gw […] (saya lupa namanya), anak […] (saya lupa sekolahnya). Leh kenalan ga? Lo anak mana?".

Saya jawab,

"Anak saya dua, saya guru kimia"

SMS terus berlanjut. Masuk berkali-kali tapi tidak saya balas (walaupun dia memintanya). Lha sedang sibuk-sibuknya menyusun bahan mengajar, dikejar waktu, 'gak banget' deh buat ngobrol giniiiii… Lalu dia jadi mutung. Tetap saja saya diamkan. Mo mutung, mo saya dimaki-maki, terserah deh. Kemudian hari itu terlupakan. 

23 Januari kemarin, menjelang jam 12 malam, masuk satu pesan singkat dari nomor yang tidak saya kenal. Bukan nomor yang sama dengan si pengirim pesan nyasar.

Mat mlm bu dah tdr blm maaf ganggu sebntar..aku cma mau blg ak suka ama ibu..dah dulu ya bu smpe bsk pagi ya..bls.

Hal pertama yang saya lakukan adalah membuka mata, membuka telepon, lalu kembali tidur. Baru esok paginya saya membaca pesan itu dalam keadaan sadar. Dan saya kembali bengong.

Nak, siapapun dirimu, saya sarankan sebaiknya kenali dulu siapa yang akan kau titipi apapun perasaan itu *nyengir* 

30 Comments

  1. aAng

    January 27, 2008 at 2:59 pm

    hehe
    lucu
    penyakit kebanyakan anak remaja
    terlalu mudah terbawa perasaan
    pasti gak lama siap tu, dia baru mikir plus malu
    mungkin sampe ganti no hp 😀

  2. kenji

    January 27, 2008 at 8:27 pm

    bu lita memang luar biasa… sudah bersuami dan beranak 2, masih digandrongi para berondong

  3. Luthfi

    January 27, 2008 at 10:00 pm

    Bu, saya murid ibu ..
    saya suka ama ibu
    qiqiiqiqiq

    *nyamar jadi anak sma*

  4. omic

    January 27, 2008 at 10:55 pm

    masih jaman to kenalan random lewat sms….^^

  5. Hedi

    January 28, 2008 at 1:40 am

    dia pasti abis nonton pelem jadul, “Guruku cantik sekali”, pake strategi salah sambung segala 😀

  6. Beta Uliansyah

    January 28, 2008 at 8:05 am

    Mbak Lita ge-er nih. SMS itu kan belum tentu suka pada diri, tapi bisa jadi suka cara ngajar, suka penampilan, suka pendekatan ke murid, atau suka yang lain. Suka kan belum berarti eros.

    Dari bahasanya, pengirim sepertinya perempuan lho. Mosok anak cowok gitu amat pilihan katanya. (Secara temen/sodara saya yang pake endnote SMS bls biasanya yang cewek).

    1. Lita

      January 28, 2008 at 8:28 am

      Dear Uliansyah,

      SMS pertama, itu anak laki-laki. Kok tahu? Kan dia memperkenalkan diri, jadi saya tahu namanya, sekolahnya, dan jenis kelaminnya laki-laki. DIA berkali-kali meminta membalas dengan huruf-huruf ‘bls’. Jadi paragraf keduamu tidak saya terima sebagai premis yang berlaku 🙂

      SMS kedua, karena nomornya tidak sama, saya tidak mengambil kesimpulan apa-apa selain bahwa dia TIDAK mengenal saya di sekolah secara langsung, dus paragraf terakhir. Sebab, SEMUA murid yang saya ajar menyapa saya dengan ‘Ms.’ atau ‘Ma’am’. Jelas? 🙂

      GR? Ngga, kan saya bengong. Yang mengambil kesimpulan nampaknya bukan saya, nih 😉

      p.s.
      Kalaupun pengirimnya memang perempuan, ya ngga papa juga. Isi pesan itu tetap manis, paragraf terakhir saya juga tetap berlaku 🙂

  7. yanti

    January 28, 2008 at 9:07 am

    ah GR juga gapapa kok Ta.. GR masih gratis ini. toh memang isi pesannya so sweet 🙂

  8. Donny Reza

    January 28, 2008 at 9:11 am

    kekeke,

    suruh SMS-an sama ibrahim atau Daud aja atuh bu…:D lagian aneh banget sih, nyariin pacar buat temen lewat tante? hah?

    1. Lita

      January 29, 2008 at 11:25 am

      Haduh, kalau Ibe atau Daud malah nanti langsung nelepon. Mereka belum bisa mengetik huruf 😀

      Yaa… desperate attack, maybe? I dunno 😀

  9. iway

    January 28, 2008 at 9:59 am

    kekekkekekeke, anak muda jaman sekarang 😀

  10. nYam

    January 28, 2008 at 10:35 am

    ajieh, secret admirer rupanya…..

  11. kirana

    January 28, 2008 at 3:51 pm

    …aku juga suka sama miss…

    =))=))

  12. mei

    January 28, 2008 at 4:35 pm

    habisnya…bu gurunya masih cantik kok…

  13. anima

    January 29, 2008 at 8:41 am

    oh wow 😀
    abg jaman sekarang yah..

  14. Aswad

    January 29, 2008 at 9:36 am

    Hmmm…
    Menurut saya Bu Lita sudah memasuki ‘fase kepopuleran’ yg selanjutnya

    Awalnya… traffic blog yg membludak
    Lalu… tulisannya sering dicopy-paste
    Lalu… masuk majalah
    Nah sekarang sudah mulai ada penggemar misterius
    Saya perkirakan beberapa saat lagi Bu Lita akan memasuki fase kepopuleran selanjutnya, yaitu ada orang minta tanda tangan waktu lagi belanja di Mall 🙂

  15. Anto

    January 29, 2008 at 9:58 am

    huehehehe, suit -suit!!

  16. Irma Citarayani

    January 29, 2008 at 2:32 pm

    huehehe…aku juga suka sama bu lita ^_^

  17. Asri

    January 29, 2008 at 9:10 pm

    Oalaaah … Bu Lita, remaja sekarang desperado amat ya cari pacar. Btw cr pacar model ‘nembak’ SMS ini memang lagi marak ya, bahkan sudah membawa korban jiwa (baca Kompas hari Sabtu minggu lalu).. hek hek

  18. Eep

    January 30, 2008 at 7:13 am

    hiyhahahaha…
    ternyata ya jeng Lita udah punya anak dua masih aja ada yang ngeceng… selamat deh..
    heheheh

  19. Beta Uliansyah

    January 31, 2008 at 10:35 am

    Bu Lita kalo ngajarin tabel periodik pake pendekatan apa? Tabel yang ini bagus juga (tapi tetep susah ngafal nya).

    1. Lita

      January 31, 2008 at 12:43 pm

      Biasanya anak-anak bikin jembatan keledai sendiri. Saya mengajar kelas internasional yang di setiap ujiannya diberikan tabel periodik (atau data lain yang dibutuhkan, misalnya potensial elektroda standar). Jadi mereka tidak diharuskan menghafal (saya sendiri juga kurang suka menghafal) 🙂

  20. kopitozie

    February 1, 2008 at 11:34 pm

    Tozie tidak tahu ??
    Apa yang diucapkan Romeo pada Juliet ketika menyatakan cintanya ?
    Atau Pranacitra kepada Roro Mendut ?
    Berbedakah ungkapan Nabi Muhammad SAW kepada Khadijah dan Aisyah ?
    Atau bagaimana ekspresi Adam AS kepada Hawa, ketika belum ada bahasa
    sebagai budaya kolektif manusia ?

    Hari ini pada zaman yang makin ‘pintar’ seorang Tozie mungkin berkata :
    “Lita” aku merasakan ada kejutan gejala dalam mekanisme urat syarafku.
    Saat kuanalisa, fenomena itu timbul oleh suatu rangsangan tertentu dari sesuatu
    yang menggetarkan seluruh sitem nilai dalam diriku.
    Rangsangan itu adalah ‘engkau Lita Mariana’ …. Satu “TESIS BARU”

    hmmm … masuk Bidang Studi ‘Kimia’ gak ya ??

  21. nne

    February 23, 2008 at 11:37 am

    mungkin dia penggemar rahasia? mungkin murid anda sendiri? who knows..

    1. Lita

      February 23, 2008 at 12:41 pm

      True. I don’t *grin*

  22. Faiss

    March 25, 2008 at 7:29 am

    Suka ama Bu Guru, itu kejadian jamak anak ABG, *pengalaman pribadi hehe

  23. Yonna

    June 10, 2009 at 7:55 pm

    Emang ga boleh suka guru ya ? Aku lagi suka sama guru komputer aku . Gimana dong ?? (T.T)

    1. Lita

      June 10, 2009 at 8:08 pm

      Bukan begitu, nak.
      Masalahnya saya ketemu dan ngomong sama ‘entah siapa itu’ aja kan belum pernah. Bagaimana mungkin bilang suka 🙂
      Kalau kenal dan tahu betul orangnya kan ya ndak apa-apa, jelas juntrungannya 😉

      Ngga gimana-gimana.
      Suka ya suka aja, ya kan? 😉

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.