Blogging. Gitu aja kok repot.

Spam

Spam bertumbuh dan bertandang ke blog ini jauh lebih cepat dan sering daripada komentar pembaca sekalian yang berbaik hati menyempatkan diri meninggalkan jejak di sini. Karena itu saya mohon maaf andaikan komentar anda terselip masuk ke kotak spam dan tidak sempat saya tilik. Saya tidak sanggup menyortir spam satu per satu, walaupun secara otomatis kotak itu akan mengosongkan diri pada periode tertentu.

Blog, bukan forum atau media pewarta resmi 

*Tarik napas, buang lagi* Ada saat-saat ketika melihat 'Comments awaiting moderation' dan isinya membuat saya ingin berkata "Duh, cape deeeh". Di masa ketika blog sudah tak asing, saya bertanya-tanya, apakah blog sedemikian tidak berbeda dengan forum dan website resmi perusahaan? Karena saya kok ya masih menemukan 'tuntutan' seperti "Sebaiknya forum ini ditutup saja". Forum apa? Ini blog saya, kok.

Moderasi: lolos atau tidak? 

Atau ketika komentar masuk moderasi, lalu berpikirlah agak terlalu jauh bahwa saya menghapus komentar atau melarang pihak tertentu untuk berkomentar. Ehm. Mohon dibaca pemberitahuan yang muncul. Bunyinya kan kira-kira "Your comment is awaiting moderation". Santai lah. Kalau itu tidak muncul dan komentar anda tidak muncul, mungkin masuk ke kotak spam. Dan jika anda berusaha berkali-kali untuk 'mengatasi' keadaan itu, anda benar-benar akan dikenali sebagai spammer oleh blog saya.

Jika anda berpikir bahwa saya mungkin terlalu emosional dan tidak berpikir ulang dalam menanggapi komentar yang 'nyolot' sehingga langsung menghapusnya, anda tak perlu mengkhawatirkan itu. Karena hampir seluruh komentar non-spam yang tidak lolos moderasi telah melalui 'review' dari admin blog ini. Dan beliau sungguh penyabar, tidak panasan seperti saya. That way you will know that you've crossed a line.

Blog: tempat untuk berpendapat. Merasa tak diterima? Buatlah blog sendiri. 

Ribet? Sok techie? Alasan? Baiklah, begini saja. Bagaimana kalau anda buat blog sendiri saja dan aturlah supaya komentar yang masuk mengalami moderasi. Lalu mintalah tolong pada orang lain untuk melakukan apa yang anda lakukan di blog ini. See if you experience what I do 🙂

Daripada ribet di sini komentar anda tidak muncul-muncul, buat saja blog sendiri. Tulislah pendapat anda di sana. Lalu buat link ke sini jika anda ingin (tidak juga tidak apa-apa, toh itu blog anda dan tulisan anda sendiri).

Ngga ribet, kan? Dan blog memang dibuat untuk menadahi kelakuan manusia seperti kita (saya, deh, kalau anda tidak ingin disamakan dengan saya). Ingin berkomentar, ingin berpendapat, ingin berceloteh apa saja, tidak harus melalui sensor (karena memang bukan media pers), tidak pula harus setuju dan menerima pendapat orang lain.

Jika anda tidak setuju, ungkapkan saja dengan sopan. Kalau tidak ingin sopan, ya jangan marah kalau komentar anda saya hapus. Anda di rumah saya, kok. Dan saya berhak untuk menolak tamu. Otoriter? Welcome to the world of blogging, dear 🙂

Dan terkadang (atau seringkali) tulisan saya memang panjang mengular. Ditambah lagi dengan komentar yang juga tak kalah panjang. Mohon sudilah repot sedikit. Bacalah dulu komentar yang ada, barangkali sudah tersebut dan saya tanggapi/bahas sebelumnya. Kalau tidak ingin repot membacanya, saya juga tidak ingin repot dengan menjawab/menanggapi hal yang sama. Adil, bukan?

Untuk para komentator, lain kali jika anda mengenali bentuk situs seperti blog saya ini [bahkan situs apapun], bacalah dulu disclaimer (jika ada) dari pemiliknya. "Ngapain repot?" dapat menghindarkan anda dari kesalahan yang mungkin tampak konyol karena tak perlu terjadi andaikan anda membaca dan mencari tahu dulu tentang 'tempat' yang anda datangi tersebut.

*Hela napas panjang, lanjut kerja lagi*

8 Comments

  1. ndoro kakung

    May 11, 2009 at 11:26 am

    ada apa sih, bulik? masalah lama yang muncul kembali?

    1. Lita

      May 11, 2009 at 3:25 pm

      *mewek*
      Ya gitu-gitu aja sih, ndoro. Orang-orangnya aja yang beda :p
      Kangen, ndoro. Lama ndak ketemu, ya. Hua.

  2. mata

    May 13, 2009 at 3:41 pm

    tulis, baca, komentar

    dah gitu aja aturan ngeblog

  3. Dini Setyowati

    May 13, 2009 at 4:08 pm

    Bu Lita yang sabar ya,,

  4. bodrox

    May 16, 2009 at 4:49 pm

    blog itu properti pribadi, yakh kan mbak?
    so gak usah dijadiin pusing.. buat hiburan aja. Ngilangin stress. kalo mau formal-formalan, yah… di Upacara Kenegaraan aja mungkin. Ribet dengan segala protokolernya.

  5. josephwhite

    May 22, 2009 at 11:07 am

    Agree with u, miss.
    Bloggers,KISS.

  6. hitri_f

    June 14, 2009 at 3:40 am

    setuju ama lita

  7. vhievhie

    August 15, 2009 at 10:45 pm

    mbak lita.. sadarkah bahwa diam2 saya menjadi penggemar gelap anda.. hahahaaa… semangat ya, mbaaakkk….

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.