Negosiasi #2

Dalam waktu berdekatan, jadwal mengajar privatku bertambah berdasarkan permintaan. Alhamdulillah. Syukur karena pintu rezeki bertambah satu. Harus lebih cermat karena bertambah pula kompensasi yang harus dibayar. Harus bicara dengan Daud karena akan bertambah hari ia harus menantiku pulang setelah Maghrib.

Baru Tiga

Ayah menggunting lipatan kertas yang jika dibuka seperti orang-orang saling bergandengan tangan. 4 orang. Daud melihatnya sambil tersenyum senang. Lalu menggamit tangan bunda. Dan ayah. Sejenak kemudian dilepasnya tangan kami. Lipatan kertas tadi dilipat sehingga yang terlihat hanya 3 orang.