British atau American English?

Semestinya tidaklah menjadi masalah mana yang akan dipilih di antara keduanya. Masalah kebiasaan, konsistensi, dan kesukaan (terkadang fanatisme) saja. Bagiku, British English lebih seksi. Uhm… ya mungkin karena aku terlalu banyak nonton film yang pemerannya kalau bicara dengan logat British terdengar seksi (aktor, terutama… hehehe…).

Kebiasaanku adalah menggunakan American English karena sedari kecil seringnya mendengar gaya ini, dari film, lagu (kalau menyanyi, semua jadi American, ya) sampai yang diajarkan guru di kelas. Dan kesannya memang ‘less effort’ daripada British English.

Tapi untuk hal-hal tertentu, aku lebih suka memakai British English karena lebih nyata perbedaannya. Misalkan antara ‘can’ dengan ‘can’t’. Atau dengan pengucapan ‘path’, yang juga menjadi nama aplikasi media sosial. Ini menjadi masalah ketika aku tidak sedang konsentrasi lalu ditanya murid, “Ms. Lita ngepet juga?” HAH??! “Itu -katanya sambil menunjuk layar ponselku-, Ms. Lita punya akun Path juga?” *tepok jidat*

2 Comments

  1. fina

    March 20, 2013 at 9:24 am

    hihihi, “ngepet”.
    kayak dosen s2 dulu suka negur, “udah bikin tugasnya contek2an, bilangnya “kopi paste”. pantes aja tugas banyak yang salah. “

    1. Lita

      March 22, 2013 at 7:39 am

      Haha… aku dulu ngga ngerti yang sering bilang ‘kopi paste’ itu becanda atau ngga. Ternyata memang ada yang becanda, ada yang ngga 😆

Leave a Reply to fina Cancel

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.