Just A Mood Swing

Beberapa hari ini aku merasa ‘menderita’ akibat mood swing yang cukup parah. Belum jelas apa sebabnya (pastinya ngga seheboh yang dialami oleh teman mbak Fortuna). Kalau boleh menuduh, saya pilih hormon saja. Bukan apa-apa, sepertinya fungsi reproduksi tubuh ini mulai pulih ditandai dengan datangnya ‘tamu’.

Agak aneh memang, karena biasanya mood swing berkunjung sebelum si tamu say hello. Kali ini, hampir seminggu berlalu barulah aku uring-uringan. Jangan-jangan beneran aku tambah lemot, sampai tubuh ini bereaksi begini rupa. Heh!

Cukuplah remeh-temeh yang merepotkan suamiku dan Pipit. Duh, terharu aku… Makasih ya Pit! emoticon Menulis memang tak hanya butuh niat, tapi juga ketikan pertama. Dan sekali dimulai, berkuranglah hambatan itu laksana koefisien gesek kinetis yang lebih kecil daripada koefisien gesek statis. *halah!*

Intinya, aku sedang berusaha memulihkan suasana hati. Supaya kualitas tulisan tak lagi tergantung mood. Terimakasih teman-teman! Doakan semoga tulisan yang lebih baik bisa diproduksi oleh tanganku ini.

p.s. thank’s for the ear at one night, Ndry 

5 Comments

  1. yanti

    March 7, 2006 at 7:20 am

    lagi kurang istirahat kali Ta? moga2 cepet balik lagi ke good mood 😉

    lita: hmm, rmungkin juga, Daud betah melek sampe malem beberapa hari ini

  2. Andry S Huzain

    March 7, 2006 at 8:18 am

    Bukannya tulisan itu harus berkala ?
    Kala sedih, kala senang, kala susah, kala patah hati, kala jatuh cinta ? Semuanya ya tergantung mood.

    Lain kali yang dimaksud Lita adalah writer’s block. Kalo itu, tidak mengenal kala, adalah masalah bersama 😀

    lita: It’s not all about writer’s block. We’ve talked a part about this too, remember?
    Thanks a lot for the reminder 🙂 Take it to the forum then? :p

  3. paririan

    March 7, 2006 at 10:11 am

    mood gw juga lagi suwing-suwing…. 🙁

    laporan bulanan blom kelar2…huhu

  4. didats

    March 7, 2006 at 12:32 pm

    aku nungguin cerita gimana caranya gemuk!
    biar makan banyak, tapi nambah berat badan cuma sedikit.
    ngemil juga.

    apa tergantung keturunan, apa bakat atau nggaknya?

    ayo nulis terus

    lita: makasih didats! tunggu aja ya, sedang dicari jawabannya 🙂

Leave a Reply to yanti Cancel

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.