Budaya Cium Tangan

Ketika anak-anak diajari dan diharapkan untuk mampu berargumentasi dengan baik, orangtua tentu sudah seharusnya berharap anak-anak akan menuntut hal yang sama dari orangtuanya. Alasan ‘pokoknya’ tidak laku. Pemberian alasan yang sederhana, logis dan tepat (secara waktu, tempat dan sesuai usia) itu penting. Selarik tweet berbunyi […]

Read more

Kebenaran tak harus rumit

Apakah fluor seberbahaya itu? Jika dinyatakan bahwa fluor adalah elemen kunci untuk membuat bom atom, tidak berarti bahwa segala sesuatu tentangnya menjadi berbahaya. Begini, jika hidrogen berperan penting sebagai bahan bakar roket, apakah itu menjadikan segala sesuatu yang mengandung hidrogen seberacun bahan bakar? Air, H2O. […]

Read more

Saya bukan dokter

Menyimak komentar-komentar yang baru masuk, menyadarkan saya bahwa saya seringkali berkomentar atau bertanya tanpa mencari tahu dulu apakah narasumbernya tepat dan permasalahannya ada dalam lingkup kompetensi. Saya harus mengingatkan diri secara konstan untuk tidak melayani di luar yang saya memiliki pengetahuan atasnya. Bukan tidak mau […]

Read more

No-brainless

Yeah, I still remember when I despise people who put on makeup rather generously. And… uhm… well, I put some myself, now. Not just now, it’s been like 3 years 🙂 And yes, I have a change of mind. About makeup, looking good and feeling […]

Read more

Missed this year’s Pesta Blogger

It’s Pesta Blogger today. Instead of being there early and meet fellow blogger, I (finally) chose to give chemistry tutorial at school. Planned to give out question papers but couldn’t find them (and got stressed out then) so I had to make the new ones […]

Read more

Rush on a rat race

It’s been 3 months and it feels like rat race. Well, a quick one, but still, a rat race. Gotta get out of this kind of race. Climb on a high tree and have a far vision. Get a mission and fuel myself with passion. […]

Read more

Baru Tiga

Ayah menggunting lipatan kertas yang jika dibuka seperti orang-orang saling bergandengan tangan. 4 orang. Daud melihatnya sambil tersenyum senang. Lalu menggamit tangan bunda. Dan ayah. Sejenak kemudian dilepasnya tangan kami. Lipatan kertas tadi dilipat sehingga yang terlihat hanya 3 orang. “Tiga. Ayah, aku, bunda!”, katanya. […]

Read more